<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Aditya89's Weblog</title>
	<atom:link href="http://aditya89.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aditya89.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Mar 2008 06:48:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='aditya89.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Aditya89's Weblog</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aditya89.wordpress.com/osd.xml" title="Aditya89&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://aditya89.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>WISATA ALAM SUMATERA BARAT</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com/2008/03/17/wisata-alam-sumatera-barat-2/</link>
		<comments>http://aditya89.wordpress.com/2008/03/17/wisata-alam-sumatera-barat-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 06:18:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya89</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aditya89.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Danau Maninjau Danau Maninjau adalah sebuah danau di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang, ibukota Sumatera Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam. Maninjau yang merupakan danau vulkanik ini berada di ketinggian 461,50 meter di atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=11&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 class="firstHeading">Danau Maninjau</h1>
<p><a href="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/250px-maninjau.jpg" title="250px-maninjau.jpg"><img src="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/250px-maninjau.thumbnail.jpg?w=510" alt="250px-maninjau.jpg" /></a><br />
<b>Danau Maninjau</b> adalah sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Danau" title="Danau">danau</a> di kecamatan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tanjung_Raya%2C_Agam" title="Tanjung Raya, Agam">Tanjung Raya</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Agam" title="Kabupaten Agam">Kabupaten Agam</a>, provinsi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra_Barat" class="mw-redirect" title="Sumatra Barat">Sumatra Barat</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia">Indonesia</a>. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Padang" title="Kota Padang">Kota Padang</a>, ibukota Sumatera Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam. Maninjau yang merupakan <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Danau_vulkanik&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Danau vulkanik (belum dibuat)">danau vulkanik</a> ini berada di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ketinggian" title="Ketinggian">ketinggian</a> 461,50 meter di atas permukaan laut. Luas Maninjau sekitar 99,5 km² dan memiliki kedalaman maksimum 495 meter. Cekungannya terbentuk karena letusan Gunung yang bernama Sitinjau (menurut legenda setempat), hal ini dapat terlihat dari bentuk bukit sekeliling danau yang menyerupai seperti dinding. Menurut legenda di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ranah_Minang" title="Ranah Minang">Ranah Minang</a>, keberadaan Danau Maninjau berkaitan erat dengan kisah Bujang Sembilan. Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Antokan terdapat PLTA Maninjau. Puncak tertinggi diperbukitan sekitar Danau Maninjau dikenal dengan nama Puncak Lawang. Untuk bisa mencapai Danau Maninjau jika dari arah Bukittinggi maka akan melewati jalan berkelok-kelok yang dikenal dengan Kelok 44 sepanjang kurang lebih 10 KM mulai dari Ambun Pagi sampai ke Maninjau.</p>
<p>Danau ini tercatat sebagai danau terluas kesebelas di Indonesia. Sedangkan di Sumatera Barat, Maninjau merupakan danau terluas kedua setelah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Singkarak" title="Danau Singkarak">Danau Singkarak</a> yang memiliki luas 129,69 km² yang berada di dua kabupaten yaitu <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tanah_Datar" title="Kabupaten Tanah Datar">Kabupaten Tanah Datar</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok" title="Kabupaten Solok">Kabupaten Solok</a>. Di sekitar Danau Maninjau terdapat fasilitas wisata, seperti Hotel(Maninjau Indah Hotel, Pasir Panjang Permai) serta penginapan dan restoran.<span id="more-11"></span>Ngarai Sianok<a href="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/240px-bukittinggi_canon_del_sianok.jpg" title="240px-bukittinggi_canon_del_sianok.jpg"><img src="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/240px-bukittinggi_canon_del_sianok.thumbnail.jpg?w=510" alt="240px-bukittinggi_canon_del_sianok.jpg" /></a><br />
Ngarai Sianok adalah sebuah lembah curam (jurang) yang terletak di jantung kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Lembah ini memanjang dan berkelok dari selatan ngarai Koto Gadang sampai di Ngarai Sianok Enam Suku, dan berakhir sampai Palupuh. Ngarai Sianok memiliki pemandangan yang indah dan menjadi salah satu objek wisata utama provinsi.</p>
<p>Jurang ini dalamnya sekitar 100 m membentang sepanjang 15 km dengan lebar sekitar 200 m dan merupakan bagian dari patahan yang memsiahkan Pulau Sumatra menjadi dua bagian memanjang (Patahan Semangko). Patahan ini membentuk dinding yang curam, bahkan tegak lurus dan membentuk lembah yang hijau &#8211; hasil dari gerakan turun kulit bumi (sinklinal) &#8211; yang dialiri Sungai Sianok yang airnya jernih. Di zaman kolonial Belanda, jurang ini disebut juga sebagai kerbau sanget, karena banyaknya kerbau liar yang hidup bebas di dasar ngarai.</p>
<p>Sungai Sianok kini bisa diarungi dengan menggunakan kano dan kayak yg disaranai oleh suatu organisasi olahraga air &#8220;Qurays&#8221;. Rute yang ditempuh adalah dari Desa Lambah sampai Desa Sitingkai Batang Palupuh selama kira-kira 3,5 jam. Di tepiannya masih banyak dijumpai tumbuhan langka seperti rafflesia dan tumbuhan obat-obatan. Fauna yang dijumpai misalnya monyet ekor panjang, siamang, simpai, rusa, babi hutan, macan tutul, serta tapir.</p>
<p>Kerajaan Pagaruyung<br />
Kerajaan Pagaruyung adalah sebuah kerajaan yang pernah berdiri, meliputi provinsi Sumatra Barat sekarang dan daerah-daerah di sekitarnya. Nama kerajaan ini berasal dari ibukotanya, yang berada di nagari Pagaruyung. Kerajaan ini didirikan oleh Adityawarman pada tahun 1347. Pagaruyung menjadi Kesultanan Islam sekitar tahun 1600-an. Kerajaan ini runtuh pada masa Perang Padri.</p>
<p><a href="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/300px-pagaruyung.jpg" title="300px-pagaruyung.jpg"><img src="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/300px-pagaruyung.thumbnail.jpg?w=510" alt="300px-pagaruyung.jpg" /></a><br />
Wilayah kekuasaan</p>
<p>Wilayah pengaruh politik Kerajaan Pagaruyung adalah wilayah tempat hidup, tumbuh, dan berkembangnya kebudayaan Minangkabau. Wilayah ini dapat dilacak dari pernyataan tambo (legenda adat) berbahasa Minang ini: [1]</p>
<p>Dari Sikilang Aia Bangih<br />
Hingga Taratak Aia Hitam<br />
Dari Durian Ditakuak Rajo<br />
Hingga Sialang Balantak Basi</p>
<p>Sikilang Aia Bangih adalah batas utara, sekarang di daerah Pasaman Barat, berbatasan dengan Natal, Sumatera Utara. Taratak Aia Hitam adalah daerah Bengkulu. Durian Ditakuak Rajo adalah wilayah di Kabupaten Bungo, Jambi. Yang terakhir, Sialang Balantak Basi adalah wilayah di Rantau Barangin, Kabupaten Kampar, Riau sekarang. Secara lengkapnya, di dalam tambo dinyatakan bahwa Alam Minangkabau (wilayah Kerajaan Pagaruyung) adalah sebagai berikut:</p>
<p>Nan salilik Gunuang Marapi<br />
Saedaran Gunuang Pasaman<br />
Sajajaran Sago jo Singgalang<br />
Saputaran Talang jo Kurinci<br />
Dari Sirangkak nan Badangkang<br />
Hinggo Buayo Putiah Daguak<br />
Sampai ka Pintu Rajo Hilia<br />
Hinggo Durian Ditakuak Rajo<br />
Sipisau-pisau Hanyuik<br />
Sialang Balantak Basi<br />
Hinggo Aia Babaliak Mudiak<br />
Sailiran Batang Bangkaweh<br />
Sampai ka ombak nan badabua<br />
Sailiran Batang Sikilang<br />
Hinggo lauik nan sadidieh<br />
Ka timua Ranah Aia Bangih<br />
Rao jo Mapat Tunggua<br />
Gunuang Mahalintang<br />
Pasisia Banda Sapuluah<br />
Taratak Aia Hitam<br />
Sampai ka Tanjuang Simalidu<br />
Pucuak Jambi Sambilan Lurah</p>
<p>Daerah Luhak nan Tigo<br />
Daerah di sekeliling Gunung Pasaman<br />
Daerah sekitar Gunung Sago dan Gunung Singgalang<br />
Daerah sekitar Gunung Talang dan Gunung Kerinci<br />
Daerah Pariangan Padang Panjang dan sekitarnya<br />
Daerah di Pesisir Selatan hingga Muko-Muko<br />
Daerah Jambi sebelah barat<br />
Daerah yang berbatasan dengan Jambi<br />
Daerah sekitar Indragiri Hulu hingga Gunung Sailan<br />
Daerah sekitar Gunung Sailan dan Singingi<br />
Daerah hingga ke rantau pesisir sebelah timur<br />
Daerah sekitar Danau Singkarak dan Batang Ombilin<br />
Daerah hingga Samudra Indonesia<br />
Daerah sepanjang pinggiran Batang Sikilang<br />
Daerah yang berbatasan dengan Samudra Indonesia<br />
Daerah sebelah timur Air Bangis<br />
Daerah di kawasan Rao dan Mapat Tunggua<br />
Daerah perbatasan dengan Tapanuli selatan<br />
Daerah sepanjang pantai barat Sumatra<br />
Daerah sekitar Silauik dan Lunang<br />
Daerah hingga Tanjung Simalidu<br />
Daerah sehiliran Batang Hari<br />
Sistem pemerintahan<br />
Aparat pemerintahan</p>
<p><a href="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/300px-minangkabau_royal_seal.jpg" title="300px-minangkabau_royal_seal.jpg"><img src="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/300px-minangkabau_royal_seal.thumbnail.jpg?w=510" alt="300px-minangkabau_royal_seal.jpg" /></a><br />
Raja Pagaruyung, yang disebut juga sebagai Raja Alam, melaksanakan tugas-tugas pemerintahannya dengan bantuan dua orang pembantu utamanya (wakil raja), yaitu Raja Adat yang berkedudukan di Buo, dan Raja Ibadat yang berkedudukan di Sumpur Kudus. Bersama, mereka bertiga disebut Rajo Tigo Selo, yang artinya tiga orang raja yang &#8220;bersila&#8221; atau bertahta. Raja Adat memutuskan masalah-masalah adat, sedangkan Raja Ibadat mengurus masalah-masalah agama. Bila ada masalah yang tidak selesai barulah dibawa ke Raja Pagaruyung.</p>
<p>Selain kedua raja tadi, Raja Alam dibantu pula oleh Basa Ampek Balai, artinya &#8220;orang besar&#8221; (menteri-menteri utama) yang berempat. Mereka adalah:</p>
<p>1. Bandaro (bendahara) atau Tuanku Titah yang berkedudukan di Sungai Tarab. Kedudukannya hampir sama seperti Perdana Menteri. Bendahara ini dapat dibandingkan dengan jabatan bernama sama di Kesultanan Melaka<br />
2. Makhudum yang berkedudukan di Sumanik. Ia bertugas memelihara hubungan dengan rantau dan kerajaan lain.<br />
3. Indomo yang berkedudukan di Saruaso. Ia bertugas memelihara adat-istiadat<br />
4. Tuan Kadi berkedudukan di Padang Ganting. Ia bertugas menjaga syariah agama</p>
<p>Tuan Gadang di Batipuh tidak termasuk dalam Basa Ampek Balai, namun derajatnya sama. Ia bertugas sebagai panglima angkatan perang.</p>
<p>Sebagai aparat pemerintahan, masing-masing Basa Ampek Balai punya daerah-daerah tertentu di mana mereka berhak menagih upeti sekedarnya. Daerah-daerah ini disebut rantau masing-masing. Bandaro memiliki rantau di Bandar X, rantau Tuan Kadi adalah di VII Koto dekat Sijunjung, Indomo punya rantau di bagian utara Padang sedangkan Makhudum punya rantau di Semenanjung Melayu, di daerah pemukiman orang Minangkabau di sana.<br />
Pemerintahan Darek dan Rantau</p>
<p>Kerajaan Pagaruyung membawahi lebih dari 500 Nagari, yang merupakan satuan wilayah otonom pemerintahan. Nagari-nagari ini merupakan dasar kerajaan, dan mempunyai kewenangan yang luas dalam memerintah. Suatu nagari mempunyai kekayaannya sendiri dan memiliki pengadilan adatnya sendiri. Beberapa buah nagari terkadang membentuk persekutuan. Misalnya Bandar X adalah persekutuan sepuluh nagari di selatan Padang. Kepala persekutuan ini diambil dari kaum penghulu, dan sering diberi gelar raja. Raja kecil ini bertindak sebagai wakil Raja Pagaruyung.<br />
Darek</p>
<p>Di daerah Darek atau daerah inti Kerajaan Pagaruyung (Luhak Nan Tigo, yaitu Luhak Tanah Data, Luhak Agam dan Luhak Limopuluah Koto), umumnya nagari-nagari ini diperintah oleh para penghulu, yang mengepalai masing-masing suku yang berdiam dalam nagari tersebut. Penghulu dipilih oleh anggota suku, dan warga nagari mengendalikan pemerintahan melalui para penghulu mereka. Keputusan pemerintahan diambil melalui kesepakatan para penghulu, setelah dimusyawarahkan terlebih dahulu. Di daerah inti Kerajaan Pagaruyung ini, Raja Pagaruyung hanya bertindak sebagai penengah meskipun ia tetap dihormati.</p>
<p>Pembagian daerah darek adalah sebagai berikut:</p>
<p>Luhak Tanah Data</p>
<p>* Alam Surambi Sungaipagu<br />
* Batipuah Sapuluah Koto<br />
* Kubuang Tigobaleh<br />
* Langgam nan Tujuah<br />
* Limokaum Duobaleh Koto<br />
* Lintau Sambilan Koto<br />
* Lubuak nan Tigo<br />
* Nilam Payuang Sakaki<br />
* Pariangan Padangpanjang<br />
* Sungai Tarab Salapan Batua<br />
* Talawi Tigo Tumpuak<br />
* Tanjuang nan Tigo<br />
* Sapuluah Koto di Ateh</p>
<p>Luhak Agam</p>
<p>* Ampek-Ampek Angkek<br />
* Lawang nan Tigo Balai<br />
* Nagari-nagari Danau Maninjau</p>
<p>Luhak Limopuluah Koto</p>
<p>* Hulu<br />
* Lareh<br />
* Luhak<br />
* Ranah<br />
* Sandi<br />
Rantau</p>
<p>Raja Pagaruyung mengendalikan secara langsung daerah Rantau. Ia boleh membuat peraturan dan memungut pajak di sana. Daerah-daerah rantau ini meliputi Pasaman, Kampar, Rokan, Indragiri dan Batanghari. Wilayah rantau pada awalnya merupakan tempat mencari kehidupan bagi suku Minangkabau.</p>
<p>Masing-masing luhak memiliki wilayah rantaunya sendiri. Penduduk Tanah Datar merantau ke arah barat dan tenggara, penduduk Agam merantau ke arah utara dan barat, sedangkan penduduk Limopuluah Koto merantau ke daerah Riau daratan sekarang, yaitu Rantau Kampar Kiri dan Rantau Kampar Kanan. Selain itu, terdapat daerah perbatasan wilayah luhak dan rantau yang disebut sebagai Ujuang Darek Kapalo Rantau. Di daerah rantau seperti di Pasaman, kekuasaan penghulu ini sering berpindah kepada raja-raja kecil, yang memerintah turun temurun. Di Inderapura, raja mengambil gelar sultan.</p>
<p>Pembagian daerah rantau adalah sebagai berikut:</p>
<p>Rantau Luhak Tanah Data</p>
<p>Rantau Nan Kurang Aso Duo Puluah</p>
<p>* Lubuak Ambacang<br />
* Lubuak Jambi<br />
* Gunuang Koto<br />
* Benai<br />
* Pangian<br />
* Basra<br />
* Sitinjua<br />
* Kopa<br />
* Taluak Ingin<br />
* Inuman<br />
* Surantiah<br />
* Taluak Rayo<br />
* Simpang Kulayang<br />
* Aia Molek<br />
* Pasia Ringgit<br />
* Kuantan<br />
* Talang Mamak<br />
* Kualo Thok</p>
<p>Rantau Pasisia Panjang (Rantau Banda Sapuluah)</p>
<p>* Batang Kapeh<br />
* Kuok<br />
* Surantiah<br />
* Ampiang Perak<br />
* Kambang<br />
* Lakitan<br />
* Punggasan<br />
* Aia Haji<br />
* Painan Banda Salido<br />
* Tarusan<br />
* Tapan<br />
* Lunang<br />
* Silauik<br />
* Indropuro</p>
<p>Ujuang Darek Kapalo Rantaunya</p>
<p>* Anduriang Kayu Tanam<br />
* Guguak Kapalo Hilalang<br />
* Sicincin<br />
* Toboh Pakandangan<br />
* Duo Kali Sabaleh Anam Lingkuang<br />
* Tujuah Koto<br />
* Sungai Sariak.</p>
<p>Rantau Luhak Agam</p>
<p>* Nagari-nagari pantai barat Sumatera<br />
* Pasaman Barat<br />
* Pasaman Timur<br />
* Panti<br />
* Rao<br />
* Lubuak Sikapiang<br />
* dll.</p>
<p>Ujuang Darek Kapalo Rantaunya</p>
<p>* Palembayan<br />
* Silaras Aia<br />
* Lubuak Basuang<br />
* Kampuang Pinang<br />
* Simpang Ampek<br />
* Sungai Garinggiang<br />
* Lubuak Bawan<br />
* Tigo Koto<br />
* Garagahan<br />
* Manggopoh</p>
<p>Rantau Luhak Limo Puluah Koto</p>
<p>* Mangilang<br />
* Tanjuang Balik<br />
* Pangkalan<br />
* Koto Alam<br />
* Gunuang Malintang<br />
* Muaro Paiti<br />
* Rantau Barangin<br />
* Rokan Pandalian<br />
* Kuatan Singingi<br />
* Gunuang Sailan<br />
* Kuntu<br />
* Lipek Kain<br />
* Ludai<br />
* Ujuang Bukik<br />
* Sanggan<br />
* Tigo Baleh Koto Kampar<br />
* Sibiruang<br />
* Gunuang Malelo<br />
* Tabiang<br />
* Tanjuang<br />
* Gunuang Bungsu<br />
* Muaro Takuih<br />
* Pangkai<br />
* Binamang<br />
* Tanjuang Abai<br />
* Pulau Gadang<br />
* Baluang Koto Sitangkai<br />
* Tigo Baleh<br />
* Lubuak Aguang<br />
* Limo Koto Kampar Kuok<br />
* Slao<br />
* Bangkinang<br />
* Rumbio<br />
* Aia Tirih<br />
* Taratak Buluah<br />
* Pangkalan Indawang<br />
* Pangkalan Kapeh<br />
* Pangkalan Sarai<br />
* Koto Laweh</p>
<p>Selain ketiga daerah-daerah rantau tadi, terdapat suatu daerah rantau yang terletak di wilayah Malaysia sekarang, yaitu Rantau Nan Sambilan (Negeri Sembilan). Nagari-nagarinya adalah</p>
<p>* Jelai<br />
* Jelebu<br />
* Jehol<br />
* Kelang<br />
* Naniang<br />
* Pasir Besar<br />
* Rembau<br />
* Segamat<br />
* Sungai Ujong</p>
<p>Sejarah<br />
Berdirinya Pagaruyung</p>
<p><a href="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/140px-adityawarman.jpg" title="140px-adityawarman.jpg"><img src="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/140px-adityawarman.thumbnail.jpg?w=510" alt="140px-adityawarman.jpg" /></a><br />
Kerajaan Pagaruyung didirikan oleh seorang peranakan Minangkabau &#8211; Majapahit yang bernama Adityawarman, pada tahun 1347. Adityawarman adalah putra dari Mahesa Anabrang, panglima perang Kerajaan Singasari (Ekspedisi Pamalayu 1 dan Pamalayu 2), dan Dara Jingga, putri dari kerajaan Dharmasraya. Ia sebelumnya pernah bersama-sama Mahapatih Gajah Mada berperang menaklukkan Bali dan Palembang.</p>
<p>Sebelum kerajaan ini berdiri, sebenarnya masyarakat di wilayah Minangkabau sudah memiliki sistem politik semacam konfederasi, yang merupakan lembaga musyawarah dari berbagai Nagari dan Luhak. Dilihat dari kontinuitas sejarah, Kerajaan Pagaruyung merupakan semacam perubahan sistem administrasi semata bagi masyarakat setempat (Suku Minang).</p>
<p>Adityawarman pada awalnya bertahta sebagai raja bawahan (uparaja) dari Majapahit dan menundukkan daerah-daerah penting di Sumatera, seperti Kuntu dan Kampar yang merupakan penghasil lada. Namun dari berita Tiongkok diketahui Pagaruyung mengirim utusan ke Tiongkok seperempat abad kemudian. Agaknya Adityawarman berusaha melepaskan diri dari Majapahit.</p>
<p>Kemungkinan Majapahit mengirimkan kembali ekspedisi untuk menumpas Adityawarman. Legenda-legenda Minangkabau mencatat pertempuran dahsyat dengan tentara Jawa di daerah Padang Sibusuk. Konon daerah tersebut dinamakan demikian karena banyaknya mayat yang bergelimpangan di sana. Menurut legenda tersebut tentara Jawa berhasil dikalahkan.<br />
Pengaruh Hindu</p>
<p><a href="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/140px-adityawarman_batu_tulis.jpg" title="140px-adityawarman_batu_tulis.jpg"><img src="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/140px-adityawarman_batu_tulis.thumbnail.jpg?w=510" alt="140px-adityawarman_batu_tulis.jpg" /></a><br />
Pengaruh Hindu di Pagaruyung berkembang kira-kira pada abad ke-13 dan ke-14, yaitu pada masa pengiriman Ekspedisi Pamalayu oleh Kertanagara, dan pada masa pemerintahan Adityawarman dan putranya Ananggawarman. Kekuasaan mereka diperkirakan cukup kuat mendominasi Pagaruyung dan wilayah Sumatera bagian tengah lainnya. Pada prasasti di arca Amoghapasa bertarikh tahun 1347 Masehi (Sastri 1949) yang ditemukan di Padang Roco, hulu sungai Batang Hari, terdapat puji-pujian kepada raja Sri Udayadityavarma, yang sangat mungkin adalah Adityawarman.</p>
<p>Walaupun demikian, keturunan Adityawarman dan Ananggawarman selanjutnya agaknya bukanlah raja-raja yang kuat. Pemerintahan kemudian digantikan oleh orang Minangkabau sendiri yaitu Rajo Tigo Selo, yang dibantu oleh Basa Ampat Balai. Daerah-daerah Siak, Kampar dan Indragiri kemudian lepas dan ditaklukkan oleh Kesultanan Malaka dan Kesultanan Aceh [2], dan kemudian menjadi negara-negara merdeka.<br />
Pengaruh Islam<br />
Pengaruh Islam di Pagaruyung berkembang kira-kira pada abad ke-16, yaitu melalui para musafir dan guru agama yang singgah atau datang dari Aceh dan Malaka. Salah satu murid ulama Aceh yang terkenal Syaikh Abdurrauf Singkil (Tengku Syiah Kuala), yaitu Syaikh Burhanuddin Ulakan, adalah ulama yang dianggap pertama-tama menyebarkan agama Islam di Pagaruyung. Pada abad ke-17, Kerajaan Pagaruyung akhirnya berubah menjadi kesultanan Islam. Raja Islam yang pertama dalam tambo adat Minangkabau disebutkan bernama Sultan Alif.</p>
<p>Dengan masuknya agama Islam, maka aturan adat yang bertentangan dengan ajaran agama Islam mulai dihilangkan dan hal-hal yang pokok dalam adat diganti dengan aturan agama Islam. Papatah adat Minangkabau yang terkenal: &#8220;Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah&#8221;, yang artinya adat Minangkabau bersendikan pada agama Islam, sedangkan agama Islam bersendikan pada AI-Quran.<br />
Hubungan dengan Belanda dan Inggris<br />
Ketika VOC berhasil mengalahkan Kesultanan Aceh pada peperangan tahun 1667, melemahlah pengaruh Aceh pada Pagaruyung. Hubungan antara daerah-daerah rantau dan pesisir dengan pusat Kerajaan Pagaruyung menjadi erat kembali. Saat itu Pagaruyung merupakan salah satu pusat perdagangan di pulau Sumatera, dikarenakan adanya produksi emas di sana. Demikianlah hal tersebut menarik perhatian Belanda dan Inggris untuk menjalin hubungan dengan Pagaruyung. Terdapat catatan bahwa tahun 1684, seorang Portugis bernama Tomas Dias melakukan kunjungan ke Pagaruyung atas perintah gubernur jenderal Belanda di Malaka.[3] Sejak saat itu mulailah terbina komunikasi dan perdagangan antara Belanda (VOC) dan Pagaruyung.</p>
<p>Sebagai akibat konflik antara Inggris dan Perancis dalam Perang Napoleon dimana Belanda ada di pihak Perancis, maka Inggris memerangi Belanda dan berhasil menguasai pantai barat Sumatera Barat antara tahun 1795 sampai dengan tahun 1819. Thomas Stamford Raffles mengunjungi Pagaruyung di tahun 1818, dimana saat itu sudah mulai terjadi peperangan antara kaum Padri dan bangsawan (kaum adat) Pagaruyung. Saat itu Raffles menemukan bahwa ibukota kerajaan mengalami pembakaran akibat peperangan yang terjadi. Setelah terjadi perdamaian antara Inggris dan Belanda di tahun 1814, maka Belanda kembali memasuki Padang pada bulan Mei tahun 1819. Belanda memastikan kembali pengaruhnya di pulau Sumatera dan Pagaruyung, dengan ditanda-tanganinya Traktat London di tahun 1824 dengan Inggris.<br />
Runtuhnya Pagaruyung<br />
Kekuasaan raja Pagaruyung sudah sangat lemah pada saat-saat menjelang perang Padri, meskipun raja masih tetap dihormati. Daerah-daerah di pesisir barat jatuh ke dalam pengaruh Aceh, sedangkan Inderapura di pesisir selatan praktis menjadi kerajaan merdeka meskipun resminya masih tunduk pada raja Pagaruyung.</p>
<p>Pada awal abad ke-19 pecah konflik antara kaum Padri dan golongan bangsawan (kaum adat). Dalam satu pertemuan antara keluarga kerajaan Pagaruyung dan kaum Padri pecah pertengkaran yang menyebabkan banyak keluarga raja terbunuh. Namun Sultan Muning Alamsyah selamat dan melarikan diri ke Lubukjambi.</p>
<p>Karena terdesak kaum Padri, keluarga kerajaan Pagaruyung meminta bantuan kepada Belanda. Pada tanggal 10 Februari 1821 Sultan Alam Bagagarsyah, yaitu kemenakan dari Sultan Muning Alamsyah, beserta 19 orang pemuka adat lainnya menandatangani perjanjian penyerahan kerajaan Pagaruyung kepada Belanda. Sebagai imbalannya, Belanda akan membantu berperang melawan kaum Padri dan Sultan diangkat menjadi Regent Tanah Datar mewakili pemerintah pusat.</p>
<p>Setelah menyelesaikan Perang Diponegoro di Jawa, Belanda kemudian berusaha menaklukkan kaum Padri dengan kiriman tentara dari Jawa dan Maluku. Namun ambisi kolonial Belanda tampaknya membuat kaum adat dan kaum Padri berusaha melupakan perbedaan mereka dan bersekutu secara rahasia untuk mengusir Belanda. Pada tanggal 2 Mei 1833 Yang Dipertuan Minangkabau Sultan Alam Bagagarsyah, raja terakhir Kerajaan Pagaruyung, ditangkap oleh Letnan Kolonel Elout di Batusangkar atas tuduhan pengkhianatan. Sultan dibuang ke Betawi, dan akhirnya dimakamkan di pekuburan Mangga Dua.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aditya89.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aditya89.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aditya89.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aditya89.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aditya89.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aditya89.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aditya89.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aditya89.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aditya89.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aditya89.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aditya89.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aditya89.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aditya89.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aditya89.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aditya89.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aditya89.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=11&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aditya89.wordpress.com/2008/03/17/wisata-alam-sumatera-barat-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec98e3b25afc1233a76f346d3a9d0d78?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aditya89</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/250px-maninjau.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">250px-maninjau.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/240px-bukittinggi_canon_del_sianok.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">240px-bukittinggi_canon_del_sianok.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/300px-pagaruyung.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">300px-pagaruyung.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/300px-minangkabau_royal_seal.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">300px-minangkabau_royal_seal.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/140px-adityawarman.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">140px-adityawarman.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aditya89.files.wordpress.com/2008/03/140px-adityawarman_batu_tulis.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">140px-adityawarman_batu_tulis.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mesin Stirling</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/mesin-stirling/</link>
		<comments>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/mesin-stirling/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 08:05:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya89</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aditya89.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Mesin Stirling Dalam keluarga mesin kalor, Mesin Stirling didefinisikan sebagai mesin regenerasi udara panas siklus tertutup. Dalam konteks ini, siklus tertutup berarti bahwa fluida kerjanya secara permanen terkurung di dalam sistem, di mana mesin siklus terbuka seperti mesin pembakaran internal dan beberapa mesin uap, menukarkan fluida kerjanya dengan lingkungan sekitar sebagai bagiaan dari siklus kerja. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=5&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 class="firstHeading"><i>Mesin Stirling</i></h1>
<h3></h3>
<p><!-- start content -->    Dalam keluarga <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_kalor" title="Mesin kalor">mesin kalor</a>, <b>Mesin Stirling</b> didefinisikan sebagai mesin regenerasi udara panas siklus tertutup. Dalam konteks ini, siklus tertutup berarti bahwa <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fluida_kerja&amp;action=edit" class="new" title="Fluida kerja">fluida kerjanya</a> secara permanen terkurung di dalam sistem, di mana mesin siklus terbuka seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_pembakaran_internal" title="Mesin pembakaran internal">mesin pembakaran internal</a> dan beberapa <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_uap" title="Mesin uap">mesin uap</a>, menukarkan fluida kerjanya dengan lingkungan sekitar sebagai bagiaan dari <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siklus_kerja&amp;action=edit" class="new" title="Siklus kerja">siklus kerja</a>. <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Regenerasi&amp;action=edit" class="new" title="Regenerasi">Regenerasi</a> berarti bahwa adanya penggunaan <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alat_penukar_panas&amp;action=edit" class="new" title="Alat penukar panas">alat penukar panas</a> internal, yang dapat meningkatkan efisiensi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin" title="Mesin">mesin</a>. Banyak sekali kemungkinan dari penggunaan mesin stirling ini, dengan mayoritas masuk ke kategori mesin dengan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Piston" title="Piston">piston</a> tolak balik. Mesin stirling secara tradisional diklasifikasikan ke dalam <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mesin_pembakaran_eksternal&amp;action=edit" class="new" title="Mesin pembakaran eksternal">mesin pembakaran eksternal</a>, meskipun panas bisa didapatkan dari sumber selain pembakaran seperti <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tenaga_matahari&amp;action=edit" class="new" title="Tenaga matahari">tenaga matahari</a> maupun <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tenaga_nuklir&amp;action=edit" class="new" title="Tenaga nuklir">nuklir</a>. Mesin stirling beroperasi melalui penggunaan sumber panas eksternal dan heat sink eksternal, masing-masing dijaga agar memiliki perbedaan temperatur yang cukup besar.<span id="more-5"></span></p>
<h2><span class="editsection"> <i>   </i></span><i><span class="mw-headline">Latar belakang</span></i></h2>
<p>Dalam usaha meningkatkan konversi yang bisa didapat dari perubahan energi panas ke kerja, mesin stirling memiliki potensi untuk mencapai efisiensi tertinggi dari semua mesin kalor, secara teori sampai efisiensi maksimal <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_Carnot" title="Mesin Carnot">mesin Carnot</a>, meskipun dalam prakteknya usaha ini terus dibatasi oleh berbagai sifat-sifat non-ideal dari baik itu fluida kerjanya maupun bahan dari mesin itu sendiri, seperti <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gesekan&amp;action=edit" class="new" title="Gesekan">gesekan</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konduktivitas_termal" title="Konduktivitas termal">konduktivitas termal</a>, kekuatan tensile, creep, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Titik_lebur" title="Titik lebur">titik lebur</a>, dll. Mesin ini dapat dioperasikan melalui berbagai sumber panas yang dapat mencukupi, seperti tenaga matahari, kimia maupun nuklir.</p>
<p>Dibandingkan dengan mesin pembakaran internal, mesin Stirling memiliki potensi untuk lebih efisien, lebih tenang, dan lebih mudah perawatannya.</p>
<p>Belakangan ini, keuntungan mesin Stirling terus meningkat, hal ini dimungkinkan dengan adanya kenaikan harga energi, kelangkaan sumber energi, sampai kepedulian tentang masalah lingkungan seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global" title="Pemanasan global">pemanasan global</a>. Ketertarikan yang meningkat terhadap mesin Stirling ini berakibat dengan terus bertambahnya penelitian mengenai peralatan Stirling tersebut. Aplikasinya termasuk pemompaan air, astronautik, dan sebagai pembangkit listrik untuk sumber-sumber panas yang tidak sesuai dengan mesin pembakaran dalam seperti energi matahari.</p>
<p>Karakteristik mesin Stirling yang berguna lainnya adalah jika yang disuplai energi mekanik maka ia dapat beroperasi sebagai <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Heat_pump&amp;action=edit" class="new" title="Heat pump">heat pump</a>.</p>
<p><i><b>SEJARAH</b></i></p>
<p>Mesin Stirling ditemukan pertamakali oleh <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dr_Robert_Stirling&amp;action=edit" class="new" title="Dr Robert Stirling">Dr Robert Stirling</a> dan dipatenkan oleh dia pada tahun <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1816" title="1816">1816</a>.</p>
<p>(Adapted from:http://id.wikipedia.org/wiki/MesinStirling)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aditya89.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aditya89.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aditya89.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aditya89.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aditya89.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aditya89.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aditya89.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aditya89.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aditya89.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aditya89.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aditya89.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aditya89.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aditya89.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aditya89.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aditya89.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aditya89.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=5&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/mesin-stirling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec98e3b25afc1233a76f346d3a9d0d78?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aditya89</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FENOMENA SALJU</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/fenomena-salju/</link>
		<comments>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/fenomena-salju/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 07:38:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya89</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/fenomena-salju/</guid>
		<description><![CDATA[Salju, Fenomena Alam yang Menakjubkan : Cintaku Sehangat Salju Febdian Rusydi (Rijksuniversiteit Groningen) SAAT ini di Eropa dan wilayah utara bumi tengah musim dingin.Salah satu fenomena menarik saat musim dingin adalah salju. Menjadi unik karena kristal-kristal es yang lembut dan putih seperti kapas ini hanya hadir secara alami di negeri empat musim atau di tempat-tempat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=9&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#000000" face="helvetica" size="2"> 	<i><b><br />
</b></i></font></p>
<table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td align="right" nowrap="nowrap"><i><b><font color="#000000" face="helvetica" size="2"></font></b></i></td>
</tr>
</table>
<p><font color="#000000" face="helvetica" size="2"><font color="#000000" face="helvetica" size="4"><b>Salju, Fenomena Alam yang Menakjubkan : Cintaku Sehangat Salju</b></font><br />
<i>Febdian Rusydi</i> (Rijksuniversiteit Groningen)       <img src="http://www.fisikanet.lipi.go.id/gambar/1172922307.jpg" align="right" border="1" hspace="5" vspace="5" width="200" />        </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">  </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">SAAT ini di Eropa dan wilayah utara bumi tengah musim dingin.Salah satu fenomena menarik saat musim dingin adalah salju. Menjadi unik karena kristal-kristal es yang lembut dan putih seperti kapas ini hanya hadir secara alami di negeri empat musim atau di tempat-tempat yang sangat tinggi seperti puncak gunung Jayawijaya di Papua. Kenapa salju secara alami tidak bisa hadir di wilayah tropis seperti negeri kita? </font></p>
<p> <font color="#000000" face="helvetica" size="2"><b>Proses pembentukan salju</b>  </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Untuk menjawab itu, bisa kita mulai dari proses terjadinya salju. Berawal dari uap air yang berkumpul di atmosfer Bumi, kumpulan uap air mendingin sampai pada titik kondensasi (yaitu temperatur di mana gas berubah bentuk menjadi cair atau padat), kemudian menggumpal membentuk awan. Pada saat awal pembentukan awan, massanya jauh lebih kecil daripada massa udara sehingga awan tersebut mengapung di udara � persis seperti kayu balok yang mengapung di atas permukaan air. Namun, setelah kumpulan uap terus bertambah dan bergabung ke dalam awan tersebut, massanya juga bertambah, sehingga pada suatu ketika udara tidak sanggup lagi menahannya. Awan tersebut pecah dan partikel air pun jatuh ke Bumi. <span id="more-9"></span></font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Partikel air yang jatuh itu adalah air murni (belum terkotori oleh partikel lain). Air murni tidak langsung membeku pada temperatur 0 derajat Celcius, karena pada suhu tersebut terjadi perubahan fase dari cair ke padat. Untuk membuat air murni beku dibutuhkan temperatur lebih rendah daripada 0 derajat Celcius. Ini juga terjadi saat kita menjerang air, air menguap kalau temperaturnya di atas 100 derajat Celcius karena pada 100 derajat Celcius adalah perubahan fase dari cair ke uap. Untuk mempercepat perubahan fase sebuah zat, biasanya ditambahkan zat-zat khusus, misalnya garam dipakai untuk mempercepat fase pencairan es ke air. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Biasanya temperatur udara tepat di bawah awan adalah di bawah 0 derajat Celcius (temperatur udara tergantung pada ketinggiannya di atas permukaan air laut). Tapi, temperatur yang rendah saja belum cukup untuk menciptakan salju. Saat partikel-partikel air murni tersebut bersentuhan dengan udara, maka air murni tersebut terkotori oleh partikel-partikel lain. Ada partikel-partikel tertentu yang berfungsi mempercepat fase pembekuan, sehingga air murni dengan cepat menjadi kristal-kristal es. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Partikel-partikel pengotor yang terlibat dalam proses ini disebut nukleator, selain berfungsi sebagai pemercepat fase pembekuan, juga perekat antaruap air. Sehingga partikel air (yang tidak murni lagi) bergabung bersama dengan partikel air lainnya membentuk kristal lebih besar. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Jika temperatur udara tidak sampai melelehkan kristal es tersebut, kristal-kristal es jatuh ke tanah. Dan inilah salju! Jika tidak, kristal es tersebut meleleh dan sampai ke tanah dalam bentuk hujan air. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Pada banyak kasus di dunia ini, proses turunnya hujan selalu dimulai dengan salju beberapa saat dia jatuh dari awan, tapi kemudian mencair saat melintasi udara yang panas. Kadang kala, jika temperatur sangat rendah, kristal-kristal es itu bisa membentuk bola-bola es kecil dan terjadilah hujan es. Kota Bandung termasuk yang relatif sering mengalami hujan es. Jadi, ini sebabnya kenapa salju sangat susah turun secara alami di daerah tropik yang memiliki temperatur udara relatif tinggi dibanding wilayah yang sedang mengalami musim dingin. </font></p>
<p> <font color="#000000" face="helvetica" size="2"><b>Struktur unik salju</b>  </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Kristal salju memiliki struktur unik, tidak ada kristal salju yang memiliki bentuk yang sama di dunia ini (lihat Gambar SnowflakesWilsonBentley.jpg) � ini seperti sidik jari kita. Bayangkan, salju sudah turun semenjak bumi tercipta hingga sekarang, dan tidak satu pun salju yang memiliki bentuk struktur kristal yang sama! </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Keunikan salju yang lainnya adalah warnanya yang putih. Kalau turun salju lebat, hamparan bumi menjadi putih, bersih, dan seakan-akan bercahaya. Ini disebabkan struktur kristal salju memungkinkan salju untuk memantulkan semua warna ke semua arah dalam jumlah yang sama, maka muncullah warna putih. Fenomena yang sama juga bisa kita dapati saat melihat pasir putih, bongkahan garam, bongkahan gula, kabut, awan, dan cat putih. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Selain itu, turunnya salju memberikan kehangatan. Ini bisa dipahami dari konsep temperatur efektif. Temperatur efektif adalah temperatur yang dirasakan oleh kulit kita, dipengaruhi oleh tiga besaran fisis: temperatur terukur (oleh termometer), kecepatan pergerakan udara, dan kelembapan udara. Temperatur efektif biasanya dipakai untuk menentukan �zona nyaman�. Di pantai, temperatur terukur bisa tinggi, namun karena angin kencang kita masih merasa nyaman. Pada saat salju turun lebat, kelembapan udara naik dan ini memengaruhi temperatur efektif sehingga pada satu kondisi kita merasa hangat. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Jadi, Anda bisa mengirim ungkapan romantis kepada teman Anda, �cintaku sehangat salju�. Kalau dia tidak paham, kesempatan untuk Anda menjelaskan fenomena ini. Fisika pun bisa menjadi senjata yang andal bagi mereka yang sedang pedekate.*** </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Gambar: Contoh-contoh bentuk kristal salju yang diambil oleh Wilson Bentley pada tahun 1902. Gambar diambil dari situs wikipedia.org. </font></p>
<p> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">  <i><u>Sumber</u> : <a href="http://www.pikiran-rakyat.co.id/" target="_top">Pikiran Rakyat (28 Desember 2006)</a></i></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aditya89.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aditya89.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aditya89.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aditya89.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aditya89.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aditya89.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aditya89.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aditya89.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aditya89.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aditya89.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aditya89.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aditya89.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aditya89.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aditya89.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aditya89.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aditya89.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=9&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/fenomena-salju/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec98e3b25afc1233a76f346d3a9d0d78?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aditya89</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.fisikanet.lipi.go.id/gambar/1172922307.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Artikel Mesin CNC</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/artikel-mesin-cnc/</link>
		<comments>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/artikel-mesin-cnc/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 07:28:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya89</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/artikel-mesin-cnc/</guid>
		<description><![CDATA[MESIN CNC Pendahuluan Awal lahirnya mesin CNC (Computer Numerically Controlled) bermula dari 1952 yang dikembangkan oleh John Pearseon dari Institut Teknologi Massachusetts, atas nama Angkatan Udara Amerika Serikat. Semula proyek tersebut diperuntukkan untuk membuat benda kerja khusus yang rumit. Semula perangkat mesin CNC memerlukan biaya yang tinggi dan volume unit pengendali yang besar. Pada tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=8&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#000000" face="helvetica" size="2"> 	<font color="#ea1212" face="helvetica" size="5"><b><u></u></b></font></font> <font color="#000000" face="helvetica" size="2"> 	<font color="#ea1212" face="helvetica" size="5"><b><u></u></b></font></font><br />
<i><b>            MESIN CNC</b></i><br />
Pendahuluan<br />
Awal lahirnya mesin CNC (Computer Numerically Controlled) bermula dari 1952 yang dikembangkan oleh John Pearseon dari Institut Teknologi Massachusetts, atas nama Angkatan Udara Amerika Serikat. Semula proyek tersebut diperuntukkan untuk membuat benda kerja khusus yang rumit. Semula perangkat mesin CNC memerlukan biaya yang tinggi dan volume unit pengendali yang besar. Pada tahun 1973, mesin CNC masih sangat mahal sehingga masih sedikit perusahaan yang mempunyai keberanian dalam mempelopori investasi dalam teknologi ini. Dari tahun 1975, produksi mesin CNC mulai berkembang pesat. Perkembangan ini dipacu oleh perkembangan mikroprosesor, sehingga volume unit pengendali dapat lebih ringkas.<br />
Dewasa ini penggunaan mesin CNC hampir terdapat di segala bidang. Dari bidang pendidikan dan riset yang mempergunakan alat-alat demikian dihasilkan berbagai hasil penelitian yang bermanfaat yang tidak terasa sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat banyak.<br />
<span id="more-8"></span><br />
Jenis Mesin CNC<br />
Di industri menengah dan besar, akan banyak dijumpai penggunaan mesin CNC dalam mendukung proses produksi. Secara garis besar, mesin CNC dibagi dalam 2 (dua) macam, yaitu :<br />
Mesin bubut CNC dan Mesin frais CNC<br />
Cara Mengoparasikan Mesin CNC<br />
Secara umum, cara mengoperasikan mesin CNC dengan cara memasukkan perintah numeric melalaui tombol-tombol yang tersedia pada panel instrument di tiap-tiap mesin. Setiap jenis mesin CNC mempunyai karakteristik tersendiri sesuai dengan pabrik yang membuat mesin tersebut. Namun demikian secara garis besar dari karakteristik cara mengoperasikan mesin CNC dapat dilakukan dengan dua macam cara, yaitu :<br />
Sistem Absolut<br />
Pada sistem ini titik awal penempatan alat potong yang digunakan sebagai acuan adalah menetapkan titik referensi yang berlaku tetap selama proses operasi mesin berlangsung. Untuk mesin bubut, titik referensinya diletakkan pada sumbu (pusat) benda kerja yang akan dikerjakan pada bagian ujung. Sedangkan pada mesin frais, titik referensinya diletakkan pada pertemuan antara dua sisi pada benda kerja yang akan dikerjakan.<br />
Sistem Incremental<br />
Pada system ini titik awal penempatan yang digunakan sebagai acuan adalah selalu berpindah sesuai dengan titik actual yang dinyatakan terakhir. Untuk mesin bubut maupun mesin frais diberlakukan cara yang sama. Setiap kali suatu gerakan pada proses pengerjaan benda kerja berakhir, maka titik akhir dari gerakan alat potong itu dianggap sebagai titik awal gerakan alat potong pada tahap berikutnya.<br />
Sejalan dengan berkembangnya kebutuhan akan berbagai produk industri yang beragam dengan tingkat kesulitan yang bervariasi, maka telah dikembangkan berbagai variasi dari mesin CNC. Hal ini dimaksud untuk memenuhi kebutuhan jenis pekerjaan dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Berikut ini diperlihatkan berbagai variasi mesin CNC.<br />
PC untuk Mesin CNC<br />
PC (Personal Computer) sebagai perangkat input bagi mesin CNC sangat penting peranannya untuk memperoleh kinerja mesin CNC. Oleh karena itu setiap pabrik yang memproduksi mesin CNC juga memproduksi atau merekomendasi spesifikasi PC yang digunakan sebagai input bagi mesin CNC produksinya.<br />
Pada mesin CNC untuk keperluan unit latih (Training Unit) atau dengan operasi sederhana, baik tampilan pada monitor maupun eksekusi program, maka PC yang dipergunakan sebagaimana pada mesin CNC jenis LOLA 200 MINI CNC, LEMU IITM, EMCO TU, maupun yang sejenis.<br />
Perkembangan jenis pekerjaan yang menggunakan peranan mesin CNC sejalan dengan kebutuhan teknologi manufaktur semakin meningkat. Oleh karena itu dikembangkan pula perangkat PC yang dapat melayani mesin CNC dengan kinerja yang mampu mengatasi beberapa faktor kesulitan yang dijumpai pada proses manufaktur. Gambar 8 memperlihatkan tampilan monitor mesin CNC jenis E·IPC700-ECKELMANN, DNC NT-2000, WinPromateII &#8211; Baronics, Mirac PC, CamSoft, ProMotion® iCNC, maupun yang sejeni<br />
Kode Standar Mesin CNC<br />
Mesin CNC hanya dapat membaca kode standar yang telah disepakati oleh industri yang membuat mesin CNC. Dengan kode standar tersebut, pabrik mesin CNC dapat menggunakan PC sebagai input yang diproduksi sendiri atau yang direkomendasikan. Kode standar pada mesin CNC yaitu :<br />
Mesin Bubut<br />
Fungsi G<br />
G00 Gerakan cepat<br />
G01Interpolasi linear<br />
G02/G03 Interpolari melingkar<br />
G04 Waktu tinggal diam.<br />
G21 Blok kosong<br />
G24 Penetapan radius pada pemrograman harga absolut<br />
G25/M17 Teknik sub program<br />
G27 Perintah melompat<br />
G33 Pemotongan ulir dengan kisar tetap sama<br />
G64 Motor asutan tak berarus<br />
G65 Pelayanan kaset<br />
G66 Pelayanan antar aparat RS 232<br />
G73 Siklus pemboran dengan pemutusan tatal<br />
G78 Siklus penguliran<br />
G81 Siklus pemboran<br />
G82 Siklus pemboran dengan tinggal diam.<br />
G83 Siklus pemboran dengan penarikan<br />
G84 Siklus pembubutan memanjang<br />
G85 Siklus pereameran<br />
G86 Siklus pengaluran<br />
G88 Siklus pembubutan melintang<br />
G89 Siklus pereameran dengan tinggal diam.<br />
G90 Pemrograman harga absolut<br />
G91 Pemrcgraman harga inkremental<br />
G92 Pencatat penetapan<br />
G94 Penetapan kecepatan asutan<br />
G95 Penetapan ukuran asutan<br />
G110 Alur permukaan<br />
G111 Alur luar<br />
G112 Alur dalam<br />
G113 Ulir luar<br />
G114 Ulir dalam<br />
G115 Permukaan kasar<br />
G116 Putaran kasar<br />
Fungsi M<br />
M00 Berhenti terprogram<br />
M03 Sumbu utama searah jarum jam<br />
M05 Sumbu utama berhenti<br />
M06 Penghitungan panjang pahat, penggantian pahat<br />
M08 Titik tolak pengatur<br />
M09 Titik tolak pengatur<br />
Ml7 Perintah melompat kembali<br />
M22 Titik tolak pengatur<br />
M23 Titik tolak pengatur<br />
M26 Titik tolak pengatur<br />
M30 Program berakhir<br />
M99 Parameter lingkaran<br />
M98 Kompensasi kelonggaran / kocak Otomatis<br />
Mesin Frais<br />
Fungsi G<br />
G00 Gerakan cepat<br />
G01 Interpolasi lurus<br />
G02 Interpolasi melinqkar searah iarum Jam<br />
G03 Interpolasi melinqkar berlawanan arah jarum jam<br />
G04 Lamanya tingqal diam.<br />
G21 Blok kosonq<br />
G25 Memanqqil sub program<br />
G27 Instruksi melompat<br />
G40 Kompensasi radius pisau hapus<br />
G45 Penambahan radius pirau<br />
G46 Pengurangan radius pisau<br />
G47 Penambahan radius pisau 2 kali<br />
G48 Penguranqan radius pisau 2 kali<br />
G64 Motor asutan tanpa arus (Fungsi penyetelan)<br />
G65 Pelavanan pita magnet (Fungsi penyetetan)<br />
G66 Pelaksanaan antar aparat dengan RS 232<br />
G72 Siklus pengefraisan kantong<br />
G73 Siklus pemutusan fatal<br />
G74 Siklus penguliran (jalan kiri)<br />
G81 Siklus pemboran tetap<br />
G82 Siklus pemboran tetap dengan tinj diam<br />
G83 Siklus pemboran tetap dengan pembuangantatal<br />
G84 Siklus penquliran<br />
G85 Siklus mereamer tetap<br />
G89 Siklus mereamer tetap denqan tinqqal diam.<br />
G90 Pemroqraman nilai absolut<br />
G91 Pemroqraman nilai inkremental<br />
G92 Penqqeseran titik referensi<br />
Fungsi M<br />
M00 Diam<br />
M03 Spindel frais hidup.searahjarumjam<br />
M05 Spindel frais mat!<br />
M06 Penggeseran alat, radius pisau frais masuk<br />
M17 Kembali ke program pokok<br />
M08 Hubungan keluar<br />
M09 Hubungan keluar<br />
M20 Hubungan keluar<br />
M21 Hubungan keluar<br />
M22 Hubungan keluar<br />
M23 Hubungan keluar<br />
M26 Hubungan keluar- impuls<br />
M30 Program berakhir<br />
M98 Kompensasi kocak / kelonggaran otomatis<br />
M99 Parameter dari interpolasi melingkar (dalam hubungan dengan G02/303)<br />
Tanda Alarm<br />
A00 Salah kode G/M<br />
A01 Salah radius/M99<br />
A02 Salah nilaiZ<br />
A03 Salah nilai F<br />
A04 Salah nilai Z<br />
A05 Tidak ada kode M30<br />
A06 Tidak ada kode M03<br />
A07 Tidak ada arti<br />
A08 Pita habis pada penyimpanan ke kaset<br />
A09 Program tidak ditemukan<br />
A10 Pita kaset dalam pengamanan<br />
A11 Salah pemuatan<br />
A12 Salah pengecekan<br />
A13 Penyetelan inchi/mm dengan memori program penuh<br />
A14 Salah posisi kepala frais / penambahan jalan dengan LOAD ┴ / M atau ┤ / M<br />
A15 Salah nilai Y.<br />
A16 Tidak ada nilai radius pisau frais<br />
A17 Salah sub program<br />
A18 Jalannya kompensasi radius pisau frais lebih kecil dari nol</p>
<p>Mesin CNC Generasi Baru<br />
Operator mesin CNC yang akan memasukkan program pada mesin sebelumnya harus sudah memahami gambar kerja dari komponen yang akan dibuat pada mesin tersebut. Gambar kerja biasanya dibuat dengan cara manual atau dengan computer menggunakan program CAD (Computer Aided Design). Seiring dengan kemajuan teknologi di bidang computer, maka telah dikembangkan suatu software yang berisi aplikasi gambar teknik dengan CAD yang sudah dapat diminta untuk menampilkan program untuk dikerjakan dengan mesin CNC. Aplikasi program tersebut dikenal dengan sebutan CAM (Computer Aided<br />
Manufacturing). Software CAM pada umumnya dibuat oleh pabrik yang membuat mesin CNC dengan tujuan untuk mengoptimalkan kinerja mesin CNC yang diproduksinya.<br />
Dengan menggunakan software CAM, seorang operator cukup membuat gambar kerja dari benda yang akan dibuat dengan mesin CNC pada PC. Hasil gambar kerja dapat dieksekusi secara simulasi untuk melihat pelaksanaan pengerjaan benda kerja di mesin CNC melalui layer monitor. Apabila terdapat kekurangan atau kekeliruan, maka dapat diperbaiki tanpa harus kehilangan bahan. Jika hasil eksekusi simulasi sudah sesuai dengan yang diharapkan, maka program dilanjutkan dengan eksekusi program mesin. Program mesin yang sudah jadi dapat langsung dikirim ke mesin CNC melalui jaringan atau kabel atau ditransfer melalui media rekam.<br />
Masa Depan Mesin CNC<br />
Dengan perkembangan teknologi informasi, maka di masa datang dimungkinkan input mesin CNC dapat berasal dari gambar kerja manual yang dibaca melalui scan, kemudian diinterpretasikan oleh PC yang terkoneksi dengan mesin CNC. Hasil dari pembacaan scan akan diolah oleh software pada PC menjadi program simulasi berupa CAD/CAM. Selanjutnya hasil simulasi akan dieksekusi menjadi program mesin CNC yang siap dieksekusi untuk membuat benda kerja.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aditya89.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aditya89.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aditya89.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aditya89.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aditya89.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aditya89.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aditya89.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aditya89.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aditya89.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aditya89.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aditya89.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aditya89.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aditya89.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aditya89.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aditya89.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aditya89.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=8&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/artikel-mesin-cnc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec98e3b25afc1233a76f346d3a9d0d78?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aditya89</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengelas Molekul Dengan Radiasi Nuklir</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/mengelas-molekul-dengan-radiasi-nuklir/</link>
		<comments>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/mengelas-molekul-dengan-radiasi-nuklir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 07:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya89</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aditya89.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Mengelas Molekul Menggunakan Radiasi Nuklir    Apabila mendengar kata nuklir, maka kejadian di Nagasaki dan Hiroshima lebih dari setengah abad yang lalu segera muncul dalam benak kita. Di penghujung Perang Dunia II itu, nuklir menunjukkan sosoknya dalam bentuk yang mengerikan. Dia menghancurkan dan memorak-porandakan kedua kota Negeri Sakura itu sampai rata dengan tanah.   Citra [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=7&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#000000" face="helvetica" size="2"> 	<font color="#ea1212" face="helvetica" size="5"><b><u></u></b></font><i><font color="#000000" face="helvetica" size="4"><b>Mengelas Molekul Menggunakan Radiasi Nuklir</b></font></i><br />
<i></i><br />
</font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">  </font></p>
<p align="justify">   <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Apabila mendengar kata nuklir, maka kejadian di Nagasaki dan Hiroshima lebih dari setengah abad yang lalu segera muncul dalam benak kita. Di penghujung Perang Dunia II itu, nuklir menunjukkan sosoknya dalam bentuk yang mengerikan. Dia menghancurkan dan memorak-porandakan kedua kota Negeri Sakura itu sampai rata dengan tanah. </font></p>
<p align="justify">  <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Citra suram berkaitan dengan nuklir itu tidak salah karena memang demikianlah sejarah telah mencatat. Namun demikian, harus disadari bahwa tampilan nuklir dalam bentuk bom nuklir hanyalah salah satu &#8220;wajah&#8221; yang dimilikinya. Masih banyak &#8220;wajah&#8221; lain yang ramah dan bermanfaat bagi kehidupan manusia. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Salah satu manfaat yang dapat diambil dari nuklir adalah pemanfaatan radiasi yang dihasilkannya untuk &#8220;mengelas&#8221; molekul, khususnya molekul polimer. Istilah mengelas ini sangat cocok karena memang fenomenanya mirip sekali dengan pengelasan. Molekul polimer satu dengan yang lainnya disambung dengan memberikan titik-titik aktif pada bagian-bagian molekul tersebut. Aktivasi titik titik molekul tersebut mirip dengan pemanasan kawat logam sampai meleleh sehingga memungkinkannya disambung dengan kawat lain. Sebagai hasilnya, molekul satu dengan yang lain berikatan dan membentuk struktur baru berupa molekul berbentuk jejaring. Perubahan struktur ini akan melahirkan bahan dengan sifat yang baru. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Sebuah tim peneliti di Japan Atomic Energy Research Institute (JAERI) berhasil mengelas molekul polimer Polycaprolactone (PCL). PCL merupakan salah satu jenis polimer yang dapat hancur secara alamiah di alam (biodegradable) sehingga dijuluki sebagai polimer ramah lingkungan. Polimer ramah lingkungan ini &#8220;dilas&#8221; menggunakan radiasi sehingga rantai-rantai molekul PCL terikat satu sama lain (cross-linked). Setelah molekul-molekulnya terikat satu sama lain dan membentuk jejaring, PCL memiliki titik leleh yang lebih tinggi. Pada kondisi normal, PCL meleleh pada temperatur 55 derajat Celsius. Setelah dilakukan penyinaran dengan radiasi, PCL menunjukkan kenaikan titik leleh menjadi setinggi 120 derajat Celsius. Kenaikan titik leleh ini memberikan harapan yang lebih luas dalam pemanfaatan polimer ini, karena selama ini polimer ini kurang dimanfaatkan sebab, salah satunya, titik lelehnya yang terlalu rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyambungan molekul ini ternyata tidak mempengaruhi sifat keramahlingkungannya. Hal ini dikarenakan &#8220;pengelasan&#8221; tidak mengubah ikatan ester (-COOC-) yang merupakan penentu keramahlingkungannya. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Manfaat lain dari &#8220;pengelasan&#8221; molekul menggunakan sinar radiasi adalah pembuatan karet berkualitas tinggi. Karet yang diperoleh dengan radiasi memiliki kualitas tinggi karena karet tersebut memiliki kemurnian kimiawi yang jauh lebih tinggi dari karet konvensional. Pada pembuatan karet konvensional, proses vulkanisasi dilakukan dengan menambahkan zat aditif tertentu. Zat aditif inilah yang dikhawatirkan mempengaruhi sifat kimiawi karet yang tersusun dari bahan dasar polyisoprene. Kekhawatiran ini meningkat ketika karet digunakan pada kegiatan yang sangat peka terhadap perubahan sifat kimia, seperti pada bidang kedokteran dan bioteknologi. Jika vulkanisasi dilakukan dengan sinar radiasi, karet yang dihasilkan memiliki kemurnian kimiawi mendekati 100 persen polyisoprene. Karet jenis ini merupakan jawaban terhadap kekhawatiran-kekhawatiran di atas. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Vulkanisasi merupakan istilah yang salah kaprah, istilah yang sebenarnya secara substansi kurang tepat namun sering digunakan. Proses vulkanisasi sebenarnya proses pengikatan (cross-link) molekul polyisoprene sehingga menghasilkan elastisitas pada karet. Dinamakan vulkanisasi karena pada awalnya proses ini dilakukan menggunakan abu gunung berapi. Ketika itu belum diketahui dengan jelas proses yang terjadi di dalamnya. Hasil penelitian akhirnya berhasil menjawab teka-teki ini dan menunjukkan bahwa proses vulkanisasi sesungguhnya merupakan proses pengikatan antarmolekul polyisoprene dengan memanfaatkan unsur belerang yang banyak dikandung di dalam abu gunung berapi. Setelah itu dikembangkan berbagai macam zat aditif pengganti belerang dengan tingkat efisiensi pengikatan yang lebih tinggi. Sinar radiasi merupakan sebuah alternatif dengan keunggulan utama tanpa menggunakan zat aditif. Di Jepang, teknologi ini telah dikomersialisasikan oleh sebuah badan usaha yang dinamakan EB Systems kira-kira tiga tahun yang lalu. Salah satu produk yang dihasilkan berupa sarung tangan berkualitas tinggi untuk keperluan medis dan bioteknologi. </font></p>
<p> <font color="#000000" face="helvetica" size="2"><b>Pengaruh radiasi</b>  </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Pengaruh radiasi pada molekul bermula dari pemberian energi radiasi kepada atom yang dijumpainya. Pemberian energi ini diterima oleh elektron dari atom-atom penyusunnya dan mengakibatkan terjadinya eksitasi atau ionisasi. Pada logam dan bahan keramik secara umum elektron akan kembali ke kondisi semula setelah melepaskan kembali energi yang dimilikinya. Tetapi tidak demikian halnya pada bahan-bahan organik. Eksitasi atau ionisasi dapat menyebabkan putusnya ikatan kimia dan dapat pula melahirkan ikatan kimia baru. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Pengaruh radiasi yang sangat menarik dapat kita jumpai pada molekul polimer, khususnya polimer dengan bentuk molekul memanjang. Ketika radiasi mengenai bagian rantai panjang molekul tersebut, beberapa titik pada molekul itu teraktivasi membentuk radikal yang sangat reaktif. Radikal yang reaktif ini memungkinkannya membentuk ikatan baru. Terjadinya ikatan ini dalam jumlah yang banyak menyebabkan molekul-molekul yang terikat tersebut akan membentuk jejaring yang memiliki sifat yang berbeda dengan molekul sebelumnya. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Molekul dalam bentuk jejaring tidak mudah bergerak karena molekul satu dan lainnya saling terikat. Oleh karena itu, untuk menjadikan molekul- molekul tersebut bergerak diperlukan energi yang lebih tinggi. Ini mengandung arti bahwa untuk menjadikan bahan tersebut meleleh (molekul bergerak) diperlukan energi yang lebih tinggi dalam bentuk suhu yang lebih tinggi dari sebelumnya. Pada PCL, pengikatan molekul ini menyebabkan kenaikan titik leleh dari 55 derajat Celsius menjadi 120 derajat Celsius. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Percobaan menggunakan PCL memberikan hasil yang menarik, yaitu bahwa bagian- bagian yang teraktivasi adalah bagian-bagian tertentu, tidak terjadi secara acak. Hal ini terbukti dari tingkat keramahlingkungan bahan tersebut yang tidak berubah setelah proses penyinaran. Tidak terjadinya perubahan ini menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan pada ikatan ester yang ada di dalam rantai utama PCL karena sifat keramahlingkungan ditentukan oleh adanya ikatan ini. Kenyataan ini merupakan fenomena yang menarik terkait dengan efek radiasi pada materi di mana penulis saat ini melakukan penelitian. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Terbentuknya molekul jejaring dapat melahirkan sifat elastisitas yang ditunjukkan pada karet. Hal ini dikarenakan conformation rantai molekul polimer berada dalam keadaan paling stabil dalam bentuk random coil. Oleh karena itu, rantai molekul yang berada di antara titik ikatan membentuk random coil. Kondisi ini memungkinkannya direntangkan menjadi lebih panjang, bahkan dapat berlipat-lipat dari panjang semula jika diberikan energi tertentu dan akan kembali ke kondisi awal jika energi yang diberikan dilepaskan kembali. Selama ini, kondisi ini hanya dapat dilahirkan menggunakan zat aditif yang berperan sebagai &#8220;tali pengikat&#8221; antarmolekul karet. Penemuan pengikatan antarmolekul karet menggunakan radiasi telah membuka cakrawala baru dalam dunia karet, khususnya berkaitan dengan tingkat kemurnian kimiawi karet yang dihasilkan. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Dibalik manfaat yang dapat diperoleh, ada yang perlu diwaspadai pada pengelasan molekul menggunakan radiasi ini. Pada pengelasan, kawat yang dapat menjadi putus jika pemanasannya berlebihan atau kapasitas mesin las terlalu tinggi. Demikian pula dengan pengelasan molekul dengan radiasi. Radiasi dengan energi tinggi, misalnya, memungkinkan rantai rantai utama molekul polimer terputus. Sebagai akibatnya, molekul polimer terpotong-potong menjadi molekul-molekul yang lebih kecil. Jika ini yang terjadi, bukan jejaring molekul yang didapatkan, justru potongan-potongan molekul yang diperoleh. Polimer yang telah terpotong molekulnya akan mengalami penurunan sifat seperti penurunan sifat mekanik, ketahanannya terhadap suhu dan sebagainya. Oleh karena itu, untuk mengelas polimer diperlukan pemilihan &#8220;mesin las&#8221; yang tepat, yaitu berupa pemilihan jenis dan energi radiasi serta jumlah dosis radiasi yang diberikan. Pemilihan jenis dan energi radiasi dapat dilakukan melalui pemilihan jenis sumber radiasi, sedangkan jumlah dosis yang diberikan dapat diatur melalui lama penyinaran yang diberikan. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Pengelasan molekul polimer merupakan salah satu manfaat teknologi nuklir. Di samping itu masih banyak lagi aplikasi lain di bidang kedokteran, industri, hidrologi, pertanian, dan sebagainya. Oleh karena itu, sudah waktunya bagi kita untuk melihat kehadiran teknologi nuklir ini secara menyeluruh, adil, dan seimbang tanpa harus dibayang-bayangi oleh citra masa lalu yang telah menjadi bagian dari sejarah teknologi ini yang sekaligus juga merupakan sejarah umat manusia di muka bumi ini. </font></p>
<p>                                (adapted from:kompas 21 April 2004)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aditya89.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aditya89.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aditya89.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aditya89.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aditya89.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aditya89.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aditya89.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aditya89.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aditya89.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aditya89.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aditya89.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aditya89.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aditya89.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aditya89.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aditya89.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aditya89.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=7&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/21/mengelas-molekul-dengan-radiasi-nuklir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec98e3b25afc1233a76f346d3a9d0d78?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aditya89</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MESIN PERKAKAS</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/20/mesin-perkakas/</link>
		<comments>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/20/mesin-perkakas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 08:42:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya89</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aditya89.wordpress.com/2008/02/20/mesin-perkakas/</guid>
		<description><![CDATA[MESIN PERKAKAS Mesin Bubut Bubut merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan (feeding). Dengan mengatur perbandingan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=6&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="post-body">MESIN PERKAKAS</p>
<p>Mesin Bubut</p>
<p>Bubut merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan (feeding).<br />
<span class="fullpost"></p>
<p>Dengan mengatur perbandingan kecepatan rotasi benda kerja dan kecepatan translasi pahat maka akan diperoleh berbagai macam ulir dengan ukuran kisar yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengna jalan menukar roda gigi translasi (change gears) yang menghubungkan poros spindel dengan poros ulir (lead screw).<br />
Roda gigi penukar disediakan secara khusus untuk memenuhi keperluan pembuatan ulir. Jumlah gigi pada masing-masing roda gigi penukar bervariasi besarnya mulai dari jumlah 15 sampai dengan jumlah gigi maksimum 127. roda gigi penukar dengan jumlah 127 mempunyai ke khususan karena digunakan untuk monversi dari ulir metrik ke ulir inchi.</p>
<p>• Prinsip Kerja Mesin Bubut</p>
<p>Poros spindel akan memutar benda kerja melalui piringan pembawa sehingga memutar roda gigi pada poros spindel. Melalui roda gigi penghubung, putaran akan disampaikan ke roda gigi poros ulir. Oleh klem berulir, putaran poros ulir tersebut diubah menjadi gerak translasi pada eretan yang membawa pahat. Akibatnya pada benda kerja akan terjadi sayatan yang berbentuk ulir.</p>
<p>• Bagian-Bagian Mesin Bubut</p>
<p>Mesin bubut terdiri dari meja (bed) dan kepala tetap (head stock). Di dalam kepala tetap terdapat roda-roda gigi transmisi penukar putaran yang akan memutar poros spindel. Poros spindel akan menmutar benda kerja melalui cekal (chuck). Eretan utama (appron) akan bergerak sepanjang meja sambil membawa eretan lintang (cross slide) dan eretan atas (upper cross slide) dan dudukan pahat. Sumber utama dari semua gerakkan tersebut berasal dari motor listrik untuk memutar pulley melalui sabuk (belt).</p>
<p>Mesin Freis</p>
<p>Freis merupakan suatu proses memakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan menggunakan pahat yang diputar oleh poros spindel mesin. Pahat Freis (milling cutter) termasuk jenis pahat bersisi potong banyak (multiple point tool). Mesin Freis dari segi operasionalnya dapat diklasifikasikan sebagai berikut:<br />
a Mesin Freis horizontal<br />
b Mesin Freis vertikal<br />
c Mesin Freis serba guna (universal)<br />
d Mesin Freis khusus (special purpose)</p>
<p>Jenis-jenis Freis tersebut diatas memiliki prinsip kerja yang sama. Yang membedakan adalah ukuran benda kerja yang dapat dikerja oleh mesin Freis.</p>
<p>• Prinsip Kerja Mesin Freis</p>
<p>Proses pemotongan (penyayatan) dilakukan dengan menggunakan pahat yang diputar oleh arbor yang berhubungan langsung dengan poros spindel mesin. Posisi pahat pada arbor dapat diatur dengan mengatur letak cincin pemisah (spacer). posisi dari poros arbor atau poros merupakan penentu dari jenis apakah mesin Freis ini, apakah jenis mesin Freis horizontal atau pun vertikal. Untuk mengerjakkan benda-benda kerja yang mempunyai bentuk yang rumit dan ukuran yang relatif besar yang tidak mungkin dikerjakan pada mesin-mesin Freis horizontal maupun vertikal maka dibuat mesin Freis khusus (special purpose).</p>
<p>• Bagian-Bagian Mesin Freis</p>
<p>Mesin ini terdiri dari badan atau kolom yang menyangga ram. Pada bagian depan kolom dipasang batang bimbing (guide) slide ways sehingga lutut (knee) yang ditumpu oleh batang ulir bergerak naik-turun secara lurus. Diatas lutut dipasang pelana (sddle) yang bergerak kemuka dan kebelakang sepanjang guide. Diatas pelana dipasangkan meja yang dapat bergerak ke kiri dan ke kanan agar lutut dapat bergerak naik turun, pelana bergerak maju mundur dan meja bergerak ke kiri dan ke kanan. Tujuan dari gerakan-gerakan pada mesin Freis untuk memenuhi gerak umpan (feeding) tetapi juga untuk memudahkan dalam menentukan posisi pahat terhadap benda kerja sebelum proses pemotongan dilakukan.</p>
<p>Mesin Scrap</p>
<p>Scarp merupakan proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan oleh badan mesin (ram) yang meluncut bolak-balik pada Gerak potong pahat pada benda kerja merupakan gerakan lurus translasi. Dalam hal ini benda kerja dalam keadaan diam dan pahat bergerak lurus translasi. Pada saat pahat melakukan gerak balik, benda kerja juga melakukan gerak umpan (feeding). Sehingga punggung pahat akan tersangkut pada benda kerja yang sedang bergerak tersebut. Untuk menghindari gangguan ini, pangkal dudukan pahat diberi engsel sehingga punggung pahat dapat berayun pada waktu balik menyentuh benda kerja.</p>
<p>• Prinsip Kerja Mesin Scrap</p>
<p>Benda kerja diletakkan dan dijepit pada meja. Posisi meja dapat juga dinaik-turunkan sepanjang pembimbing melalui poros ulir. Dengan memutar poros ulir yang telah dihubungkan dengan roda gigi maka gerakkan suap dari meja sepanjang pembimbing dapat dilakukan. Dimana roda gigi digerakkan oleh tuas pengungkit secara berkala. Gerakkan berkala ini dibuat sedemikian rupa sehingga poros ulir hanya bergerak pada waktu ram melakukan gerak balik membawa dudukan pahat. Gerak putar dari motor listrik diubah menjadi gerak translasi pada ram.</p>
<p>• Bagian-Bagian Mesin Scrap</p>
<p>Diatas badan mesin terdapat ram yang meluncur bolak-balik pada pembimbing (guide). Didepan ram dipasang leher sehingga dudukan pahat dapat berputar posisi ke kiri dan ke kanan. Tuas pemutar digunakan untuk menurunkan/menaikkan posisi dudukan pahat sehingga ujung pahat posisinya terhadap benda kerja dapat diatur.</p>
<p>Mesin Gerinda</p>
<p>Mesin gerinda merupakan proses menghaluskan permukaan yang digunakan pada tahap finishing dengan daerah toleransi yang sangat kecil sehingga mesin ini harus memiliki konstruksi yang sangat kokoh.</p>
<p>• Bagian-bagian Mesin Gerinda</p>
<p> Bagian badan mesin yang biasanya terbuat dari besi tuang yang memiliki sifat sebagai peredam getaran yang baik. Fungsinya adalah untuk menopang meja kerja dan menopang kepala rumah spindel.<br />
 Bagian poros spindel merupakan bagian yang kritis karena harus berputar dengan kecepatan tinggi juga dibebani gaya pemotongan pada batu gerindanya dalam berbagai arah.<br />
 Bagian meja juga merupakan bagian yang dapat mempengaruhi hasil kerja proses gerinda karena diatas meja inilah benda kerja diletakkan melalui suatu ragum ataupun magnetic chuck yang dikencangkan pada meja ini.</p>
<p>Mesin Gergaji</p>
<p>Gergaji merupakan alat perkakas yang berguna untuk memotong benda kerja. Mesin gergaji merupakan mesin pertama yang menentukan proses lebih lanjut. Dapat dimaklumi bahwa mesin ini memiliki kepadatan operasi yang relatif tinggi pada bengkel-bengkel produksi. Gergaji tangan biasa digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sederhana dalam jumlah produksi yang rendah. Untuk pekerjaan-pekerjaan dengan persyaratan ketelitian tinggi dengan kapasitas yang tinggi diperlukan mesin-mesin gergaji khusus yang bekerja secara otomatik dengan bantuan mesin.<br />
Mesin-mesin gergaji memiliki konstruksi yang beragam sesuai dengan ukuran, bentuk dan jenis material benda kerja yang akan dipotong. Adapun klasifikasi mesin-mesin gergaji yang terdapat digunakan adalah sebagai berikut:<br />
a Mesin gergaji bolak-balik (Hacksaw-Machine)</p>
<p>Mesin gergaji ini umumnya memiliki pisau gergaji dengan panjang antara 300 mm sampai 900 mm dengan ketebalan 1,25 mm sampai 3 mm dengan jumlah gigi rata-rata antara 1 sampai 6 gigi iper inchi dengan material HSS. Karena gerakkan yang bolak-balik, maka waktu yang digunakan untuk memotong adalah 50%.</p>
<p>b Mesin gergaji piringan (Circular Saw)</p>
<p>Diameter piringan gergaji dapat mencapai 200 sampai 400 mm dengan ketebalan 0,5 mm dengan ketelitian gerigi pada keliling piringan memiliki ketinggian antara 0,25 mm sampai 0,50 mm. pada proses penggergajian ini selalu digunakan cairan pendingin. Toleransi yang dapat dicapai antara kurang lebih 0,5 mm sampai kurang lebih 1,5 mm.</p>
<p>c Mesin Gergaji pita (Band Saw)</p>
<p>Mesin gergaji yang telah dijelaskan sebelumnya adalah gergaji untuk pemotong lurus. Dalam hal mesin gergaji pita memiliki keunikan yaitu mampu memotong dalam bentuk-bentuk tidak lurus atau lengkung yang tidak beraturan. Kecepatan pita gergajinya bervariasi antara 18 m/menit sampai 450 m/menit agar dapat memenuhi kecepatan potong dari berbagai jenis material benda kerja.</p>
<p>(adapted from : http://mesin2001.blogspot.com/2007/05/mesin-bubut.html)</span></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aditya89.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aditya89.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aditya89.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aditya89.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aditya89.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aditya89.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aditya89.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aditya89.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aditya89.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aditya89.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aditya89.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aditya89.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aditya89.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aditya89.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aditya89.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aditya89.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=6&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aditya89.wordpress.com/2008/02/20/mesin-perkakas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec98e3b25afc1233a76f346d3a9d0d78?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aditya89</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menebus Kesalahan Secara Positif</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com/2008/01/31/menebus-kesalahan-secara-positif/</link>
		<comments>http://aditya89.wordpress.com/2008/01/31/menebus-kesalahan-secara-positif/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 10:24:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya89</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aditya89.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[MENEBUS KESALAHAN SECARA POSITIF Ceramah Maha Guru Ching Hai http://www.gsn-soeki.com/wouw/ Suatu hari ketika Mahatma Gandhi sedang berpuasa di India, ada seseorang menghampiri beliau dan berkata, &#8220;Saya pasti akan masuk neraka dan tak seorang pun dapat menyelamatkan saya. Tapi saya masih ingin mempersembahkan makanan untuk Anda karena Anda berpuasa untuk kami. Saya tidak ingin Anda meninggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=4&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MENEBUS KESALAHAN SECARA POSITIF<br />
Ceramah Maha Guru Ching Hai<br />
http://www.gsn-soeki.com/wouw/</p>
<p>Suatu hari ketika Mahatma Gandhi sedang berpuasa di India,<br />
ada seseorang menghampiri beliau dan berkata, &#8220;Saya pasti akan masuk<br />
neraka dan tak seorang pun dapat menyelamatkan saya. Tapi saya masih<br />
ingin mempersembahkan makanan untuk Anda karena Anda berpuasa untuk<br />
kami. Saya tidak ingin Anda meninggal karena kelaparan dan menambah<br />
daftar kesalahan saya ketika saya masuk neraka.&#8221; Orang itu<br />
menawarkan Gandhi sepotong roti dan memohon kepada Beliau untuk<br />
memakannya, sambil berkata, &#8220;Mohon Anda memakan roti ini, saya tidak<br />
akan siap untuk masuk neraka sampai Anda memakan roti ini.&#8221;</p>
<p>Gandhi bertanya kepada orang tersebut, mengapa dia berpikir<br />
dia akan masuk neraka. Orang itu menjawab, anaknya telah dibunuh<br />
dalam suatu pertikaian. Jadi, sebagai balasan, dia telah membunuh<br />
anak musuhnya tersebut dengan kejam, tapi sesudahnya dia merasa<br />
sangat menyesal. Gandhi lalu berkata, &#8220;Saya tahu satu cara untuk<br />
selamat dari api neraka. Carilah seorang anak lain yang sudah tidak<br />
memiliki orang tua atau anak lainnya yang tanpa orang tua, bawalah<br />
anak itu ke rumah, pelihara dan didiklah dia sehingga menjadi<br />
seorang yang bijaksana. Maka Anda tidak akan masuk neraka.&#8221;</p>
<p>Saya pikir cara yang disarankan Gandhi tidak secara langsung<br />
dapat menghapus karma orang itu, kita juga tidak tahu apakah metode<br />
tersebut bisa menyelamatkan orang itu dari neraka. Paling tidak rasa<br />
bersalahnya mungkin akan terhapus selama sisa hidupnya. Juga dia<br />
mungkin mengalami jalinan kebahagiaan antara anak dengan ayah ketika<br />
membesarkan anak tersebutDengan mengadopsi seorang anak yatim piatu,<br />
maka akan membuatnya percaya diri dan puas; hal ini merupakan obat<br />
untuk mengurangi rasa bersalahnya.<br />
http://www.gsn-soeki.com/wouw/</p>
<p>Jika orang itu terus menerus mengeluhkan rasa bersalahnya,<br />
hal ini tidak akan menolongnya sama sekali. Siapa yang dapat<br />
menolongnya ? Kita akan menyalahkan diri kita setiap hari, kita<br />
tidak dapat menghapus rasa bersalah dalam hati ketika kita tahu kita<br />
telah melakukan sesuatu yang buruk, kecuali kita mengalami suatu<br />
kegembiraan yang dapat mengurangi rasa bersalah yang terdahulu, dan<br />
menguranginya seolah tidak pernah terjadi.</p>
<p>Ketika kita tenggelam dalam kegelapan, kita tidak dapat<br />
berkomunikasi dengan orang lain; kita menjadi acuh-tak-acuh dengan<br />
apa yang dikatakan orang. Bahkan ketika mereka menceritakan sesuatu<br />
yang lucu, paling-paling kita hanya tersenyum kemudian mengubur<br />
kembali diri kita dalam perasaan negatif, tidak mampu membuat diri<br />
kita bahagia; karena kesenangan itu tidak ada hubungannya dengan<br />
rasa bersalah kita.</p>
<p>Penyesalan yang sesungguhnya ialah mengajar diri sendiri,<br />
membantu diri sendiri, mendukung diri sendiri dan mengingatkan diri<br />
sendiri untuk melakukan yang lebih baik di masa yang akan datang.<br />
Kita harus mencatat hal-hal yang kita ketahui baik untuk diri<br />
sendiri dan orang lain, dan melakukannya sebaik mungkin. Sementara<br />
itu, kita harus mengubah kebiasaan buruk kita satu per satu hingga<br />
tidak ada yang tersisa.<br />
http://www.gsn-soeki.com/wouw/</p>
<p>Jadi, kita perlu untuk memperhatikan kedua aspek itu<br />
daripada berkutat dengan perasaan bersalah setiap hari dan tinggal<br />
dalam kegelapan tanpa mencoba suatu solusi yang positif. Itu tidak<br />
baik dan tidak berguna bagi kita. Kita harus mencari jalan keluar,<br />
dan ketika kita melakukan perbuatan baik, kita akan merasa nyaman,<br />
termotivasi dan secara pelahan-lahan melupakan dosa-dosa kita.<br />
Dengan cara ini kebiasaan buruk kita akan berubah secara alami dan<br />
kita akan memaafkan diri sendiri..</p>
<p>Kita mendengar bahwa pelaku kejahatan masuk neraka untuk<br />
belajar dan menebus kesalahan mereka. Tapi ada cara yang lebih baik,<br />
cara yang lebih positif. Misalnya, jika di masa lalu kita mencuri<br />
uang, sekarang tidak hanya kita berhenti mencuri, tetapi kita juga<br />
harus memberi; kita harus beramal dan membantu orang yang butuh<br />
bantuan. Kita jangan hanya pasif dan negatif, sebaliknya, kita harus<br />
aktif dan positif! Jika kita hanya berhenti melakukan perbuatan<br />
negatif, masih sangat pasif. Kita harus melakukan perbuatan baik<br />
untuk memperbaiki kesalahan yang terdahulu. Tindakan yang aktif dan<br />
positif, dan hal itu dapat menghapus dosa kita..</p>
<p>(Adapted from:http://www.gsn-soeki.com/wouw/a000622.php)</p>
<p>3 TIPE MANUSIA</p>
<p>Tipe Pertama : MANUSIA BATU<br />
Sebuah batu, bila dicelupkan kedalam air, tidak dapat mengubah air.<br />
Memang sejenak air menjadi keruh akibat butiran pasir atau debu yang<br />
menempel di batu itu. Tapi tak lama, air kembali menjadi bening karena<br />
akhirnya kotoran &#8211; kotoran itu mengendap di dasar penampan air.</p>
<p>Tipe manusia seperti BATU ini, tidak dapat memberi pengaruh dan membawa<br />
perubahan terhadap lingkungannya.</p>
<p>Tipe Kedua : MANUSIA SODA<br />
Minuman soda, bila dicampurkan kedalam air, sudah barang tentu akan<br />
mengubah warna air dengan cepat. Kemudian air itu berbusa&#8230; naik keatas&#8230;<br />
terus keatas&#8230; hingga air tumpah dari penampannya. Tapi setelah itu air<br />
menjadi surut dan dengan drastis menjadi berkurang.</p>
<p>Tipe manusia SODA ini, sekilas mampu membawa perubahan pada<br />
lingkungannya.<br />
Tapi sebenarnya, ia menghancurkan lingkungan tersebut. Seolah &#8211; olah ia<br />
memotivasi lingkungan, padahal ia menjerumuskan. Hingga akhirnya yang<br />
selamat tinggallah sedikit.</p>
<p>Tipe Ketiga: MANUSIA  EFFERVESCENT<br />
Mungkin Anda kenal Redoxon atau CDR. Bagaimana kalau benda ini<br />
dicelupkan kedalam air?<br />
Betul, dengan perlahan air menjadi kuning, kemudian setelah itu berubah<br />
menjadi orange.<br />
Adakah air yang tumpah?, Sedikit sekali bahkan nyaris tak ada.</p>
<p>Tipe manusia EFFERVESCENT, adalah manusia yang mampu memberi pengaruh dan membuat perubahan sejati. Ia mempengaruhi lingkungan dengan<br />
perlahan&#8230;perlahan&#8230; sabar&#8230; hingga akhirnya lingkungannya benar -benar<br />
berubah.<br />
Akankah air menjadi bening kembali?&#8230; tentu tidak.<br />
Ia akan tetap berwarna kuning / orange.</p>
<p>(Adapted from: http://www.gsn-soeki.com/wouw/a000572.php)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aditya89.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aditya89.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aditya89.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aditya89.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aditya89.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aditya89.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aditya89.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aditya89.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aditya89.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aditya89.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aditya89.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aditya89.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aditya89.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aditya89.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aditya89.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aditya89.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=4&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aditya89.wordpress.com/2008/01/31/menebus-kesalahan-secara-positif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec98e3b25afc1233a76f346d3a9d0d78?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aditya89</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Filosofi Hidup</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com/2008/01/31/filosofi-hidup/</link>
		<comments>http://aditya89.wordpress.com/2008/01/31/filosofi-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 09:32:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya89</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aditya89.wordpress.com/2008/01/31/filosofi-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[Filosofi hidup hampir berkaitan dengan prinsip hidup. Semua orang yang masih eksis mempunyai pegangan hidup, tujuan hidup, prinsip hidup maupun filosofi hidup. Tentunya hal ini cukup berbeda di antara satu dengan lainnya dalam menyikapinya. Karena, setiap orang itu tidak sama, setiap orang itu unik, setiap orang merupakan mahluk individualisme yang membedakan satu dengan lainnya. Ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=3&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><i>Filosofi hidup hampir berkaitan dengan prinsip hidup. Semua<br />
orang yang masih eksis mempunyai pegangan hidup, tujuan hidup,<br />
prinsip hidup maupun filosofi hidup. Tentunya hal ini cukup berbeda<br />
di antara satu dengan lainnya dalam menyikapinya. Karena, setiap<br />
orang itu tidak sama, setiap orang itu unik, setiap orang merupakan<br />
mahluk individualisme yang membedakan satu dengan lainnya.</p>
<p>Ada yang mempunyai tujuan hidup yang begitu kuat, namun<br />
prinsip hidupnya lemah, atau sebaliknya ada orang yang mempunyai<br />
tujuan hidup yang lemah, namun memiliki prinsip hidup yang kuat. Ini<br />
tidaklah menjadi suatu permasalahan, yang penting seberapa baiknya<br />
seseorang menyambung hidupnya dengan berbagai persoalan dunia yang<br />
ada, atau dengan kata laiinya bagaimana kondisi psikologis/jiwa<br />
seseorang dalam menjalani hidupnya.</p>
<p>Prinsip hidup masih jauh kaitannya dengan psikologi, namun<br />
psikologi mau tau mau berhubungan langsung dengan prinsip hidup.<br />
Karena, dengan menijau prinsip hidup seseorang dapat diketahui<br />
kondisi jiwa seseorang. Prinsip hidup dan filosofi hidup sangat luas<br />
cakupannya, tidak hanya ditinjau dari segi psikologi, tapi seluruh<br />
cabang ilmu pengetahuan yang ada. Prinsip hidup seseorang dapat<br />
diambil dari perspektif psikologi, agama, seni, literatural,<br />
metafisika, filsafat dsb.</p>
<p>Bagi sebagian orang, filosofi hidup dapat dijadikan sebagai<br />
panutan hidup, agar seseorang dapat hidup dengan baik dan benar.<br />
Adapula sebagaian orang yang tidak menghiraukan apa itu tujuan hidup<br />
dan filosofi hidup, ia hanya hidup mengikuti arus yang mengalir dan<br />
sebagian orang lagi, terlalu kuat memegang tujuan hidup dan filosofi<br />
hidupnya sehingga membuat ia menjadi keras dan keras, Jadi,<br />
kesimpulannya ada 3 sifat manusia yang bisa ditinjau dari filosofi<br />
hidupnya, yaitu orang yang lemah, orang yang netral dan orang yang<br />
keras.</p>
<p>Orang yang lemah adalah orang yang tidak mempunyai tujuan hidup atau<br />
prinsip hidup. Ia tidak tahu untuk apa ia hidup, ia tidak berusaha<br />
mengetahui kebenaran di balik fenomena alam ini, sehingga terkadang<br />
baik dan buruk dapat dijalaninya. Orang yang netral adalah orang<br />
yang mempunyai tujuan dan prinsip hidup, tetapi tidak mengukuhinya<br />
dengan terlalu kuat. Ia berusaha mencari kebenaran hidup dan hidup<br />
dalam kebijakan dan kebenaran, ia bebas dan netral, tidak kurang dan<br />
tidak melampaui, ia berada di tengah-tengah. Orang yang kuat adalah<br />
orang yang memegang kuat tujuan dan prinsip hidupnya. Sehingga ia<br />
mampu melakukan apa saja demi tercapai tujuannya. Ia terikat oleh<br />
filosofinya, ia kuat dan kaku berada di atas pandangannya, ia merasa<br />
lebih unggul dari orang lain dan melebihi semua orang.<br />
Jika ditinjau dari sisi psikologi. Orang-orang yang di atas juga<br />
dapat dikategorikan, seperti orang yang mempunyai jiwa yang lemah,<br />
jiwa yang sedang dan jiwa yang kuat. Namun, untuk  yang berjiwa<br />
sehat, seseorang tidak hanya dilihat dari jiwa lemah, sedang ataupun<br />
kuatnya. Penerapan tingkah lakunya dalam kehidupan sehari-hari<br />
itulah yang penting.</p>
<p>Pada dasarnya, tujuan dan prinsip hidup seseorang itu baik dan<br />
bersih. Pada saat seseorang dalam keadaan tenang, ia membuat<br />
berbagai tujuan dan prinsip dalam hidupnya, namun ketika diterapkan<br />
timbul beberapa hambatan dari luar dirinya atau adanya pengaruh dari<br />
lingkungan eksternalnya. Salah satu pengaruh terbesar dari luar<br />
dirinya adalah panca indera. Panca indera yang tidak terjaga dengan<br />
baik akan membuat seseorang terpeleset dari tujuan dan prinsip<br />
hidupnya. Telinga bisa mendengar, mata bisa melihat, mulut bisa<br />
berbicara. Semua itu harus dikendalikan dengan baik.<br />
Sebagai contoh konkret, saya mempunyai tujuan hidup menjadi<br />
seseorang yang berguna untuk menolong semua mahluk hidup sampai ajal<br />
menemui dan filosofi hidupnya adalah bila ada orang baik kepada<br />
saya, maka saya akan baik kepadanya, dan bila ada orang jahat kepada<br />
saya, maka saya akan baik juga kepadanya. Dari filosofi hidup ini,<br />
jika dilihat dari sisi psikologinya, orang tersebut mempunyai jiwa<br />
yang sehat, tidak mendendam dan bahagia menerima hidup. Namun, itu<br />
hanyalah sebuah filosofi hidup, yang terpenting adalah bagaimana ia<br />
menerapkan dalam perilakunya, apakah bisa sesempurna dengan filosofi<br />
hidupnya atau hanya sekedar membuat filosofi hidup tetapi tidak<br />
dijalankannya ataupun ia membuat suatu filosofi hidup, namun ia<br />
susah menjalannya karena tidak bisa menahan godaan atau hambatan<br />
dari luar dirinya.</p>
<p>Sebuah filosofi hidup bisa didapatkan dari seorang pemikir-pemikir<br />
jenius yang bijaksana, bebas dan terpelajar. Biasanya orang tersebut<br />
dianggap sebagai seorang filsuf, pelopor kebijakan. Masing-masing<br />
negara memiliki tokoh filosofinya. Orang pertama yang memperkenalkan<br />
filsafat hidup ke dalam ilmu pengetahuan adalah orang Yunani yang<br />
kebetulan pada saat itu negaranya merupakan negara yang bebas dalam<br />
berkarya. Terbukti begitu banyak para filsuf terkenal kebanyakan<br />
dari bangsa Yunani, seperti Aristoteles, Plato dan Socrates.<br />
Socrateslah yang paling banyak memberi pengaruh kepada dunia ilmu<br />
pengetahuan, maka dia disebut Bapak Filsafat. Sedangkan, dari ilmu<br />
psikologi, Bapak Sigmud Frued disebut-sebut sebagai Bapak Psikologi<br />
yang paling banyak memberikan sumbangsih terhadap ilmu pengetahuan.<br />
Kedua tokoh dunia ini sama-sama memiliki pemikiran yang luar biasa<br />
untuk menciptakan pengetahuan-pengetahuan mengenai asal usul dari<br />
segala sesuatu, meskipun cakupannya berbeda, namun, psikologi dan<br />
filsafat tidak bisa dipisahkan dan sebaliknya. Banyak tokoh<br />
psikologi yang semula mempelajari filsafat kemudian melanjutkan<br />
pengetahuannya ke bidang psikologi.<br />
Beberapa kata kutipan yang diambil da<br />
ri kedua tokoh ini, yakni :</p>
<p>&#8221; Makanan enak, baju indah, dan segala kemewahan, itulah yang kau<br />
sebut kebahagiaan, namun aku percaya bahwa suatu keadaan di mana<br />
orang tidak mengharapkan apa pun adalah kebahagiaan yang tertinggi<br />
(Socrates)&#8221;.<br />
Dan,</p>
<p>&#8221; Mereka yang percaya, tidak berpikir. Mereka yang berfikir, tidak<br />
percaya (Sigmud Frued)&#8221;.</p>
<p>Disini dapat dilihat, bahwa terjadi suatu studi banding antara kedua<br />
ilmu tersebut, Masing-masing membicarakan asal asul segala sesuatu<br />
menurut perspektif ilmunya. Namun, dari kedua ilmu tersebut<br />
mempunyai suatu kesamaan, bahkan banyak kesamaan yang membahas<br />
mengenai asal mulanya sesuatu yang pasti ada hubungannya dengan<br />
manusia dan alam sekitarnya.</p>
<p>Seorang Socrates membicarakan kebahagiaan dan seorang Sigmund Frued<br />
membicarakan pikiran, tentunya kedua hal ini mempunyai kaitan yang<br />
cukup besar. Filosofi hidup yang diberikan oleh Socrates mengenai<br />
kebahagiaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan Ilmu<br />
psikologi yang diberikan oleh Sigmund Frued mengenai pikiran (alam<br />
sadar atau alam bawah sadar) dapat dijadikan landasan seseorang<br />
untuk mencapai kebahagiaan.</p>
<p>Oleh sebab itu, seseorang yang mempelajari psikologi maupun<br />
tidak, harus memiliki satu tujuan hidup atau filosofi hidup agar<br />
bisa berkembang, dan seseorang yang mempelajari filsafat maupun<br />
tidak, harus memperhatikan apakah dan bagaimanakah agar filosofinya<br />
dapat diterapkan dengan baik dan benar sehingga mempunyai<br />
psikologis/jiwa yang sehat untuk maju dan berhasil.</p>
<p>&#8220;Jika seseorang tahu kebenaran yang mendasar tentang segala sesuatu,<br />
maka itulah inti pengetahuan&#8217;.</i></p>
<p>(adapted from: filosofi dan psikologi hidup,www.wouw.com)</p>
<p><i></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aditya89.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aditya89.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aditya89.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aditya89.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aditya89.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aditya89.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aditya89.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aditya89.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aditya89.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aditya89.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aditya89.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aditya89.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aditya89.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aditya89.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aditya89.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aditya89.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=3&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aditya89.wordpress.com/2008/01/31/filosofi-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec98e3b25afc1233a76f346d3a9d0d78?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aditya89</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://aditya89.wordpress.com/2008/01/25/hello-world/</link>
		<comments>http://aditya89.wordpress.com/2008/01/25/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 03:19:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya89</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=1&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aditya89.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aditya89.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aditya89.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aditya89.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aditya89.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aditya89.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aditya89.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aditya89.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aditya89.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aditya89.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aditya89.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aditya89.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aditya89.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aditya89.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aditya89.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aditya89.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aditya89.wordpress.com&amp;blog=2612219&amp;post=1&amp;subd=aditya89&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aditya89.wordpress.com/2008/01/25/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec98e3b25afc1233a76f346d3a9d0d78?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aditya89</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
